Al-Ikhlash Institute Kuningan Bersiap Lahirkan Generasi Unggul Lewat Jargon Baru: Ikhlash Mengabdi, Cerdas Berinovasi

Foto bersama sosialisasi visi misi Al-Ikhlash Insitute
Foto bersama sosialisasi visi misi Al-Ikhlash Insitute

KUNINGAN — Mengusung semangat baru pasca-terbitnya Keputusan Menteri Agama (KMA) Pendirian Institut, Institut Agama Islam (IAI) Al-Ikhlash resmi memperkenalkan jargon perjuangan kelembagaannya: “Ikhlash Mengabdi, Cerdas Berinovasi”. Jargon ini menjadi ruh utama dalam Rapat Sosialisasi Visi dan Misi yang digelar pada Ahad, 14 Juni 2026. Pertemuan strategis ini dihadiri oleh seluruh elemen kunci kampus guna menyongsong status baru sebagai institut.

Kehadiran pimpinan dari tingkat rektorat hingga program studi (prodi) menegaskan komitmen bersama untuk terus maju. Rektor IAI Al-Ikhlash, Dr. H. M. Tata Taufik, M.Ag., menyampaikan bahwa jargon tersebut bukan sekadar slogan pemanis belaka. Kata ‘Ikhlash Mengabdi’ adalah akar nilai spiritualitas kampus, sementara ‘Cerdas Berinovasi’ adalah tuntutan modernitas yang harus dijawab.

Sambut Status Baru Pasca-KMA Pendirian

“KMA Pendirian Institut ini adalah momentum bagi kita untuk membuktikan bahwa tata kelola kampus dan mutu akademik kita mampu bersaing di level nasional maupun internasional,” tegas Dr. H. M. Tata Taufik. Oleh karena itu, langkah taktis untuk mencapai visi tersebut langsung dirumuskan secara komprehensif.

Perumusan strategi ini melibatkan tiga wakil rektor yang hadir, yaitu Dr. R. Asep Hamdan Munawar, M.Si. (Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kelembagaan) . Turut hadir pula Dr. Abdul Karim, M.Pd. (Wakil Rektor II Bidang Administrasi Umum, Perencanaan/Keuangan, dan SDM), serta Dr. Arief Hidayat Affendi, M.Pd. (Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama) .

Implementasi Nyata di Empat Program Studi Andalan

Implementasi dari jargon “Ikhlash Mengabdi, Cerdas Berinovasi” ini akan langsung diturunkan ke dalam kurikulum. Selain itu, jargon ini juga akan menjadi landasan program kerja di tingkat dekanat, biro, hingga prodi. Fokus utama berada di empat program studi andalan IAI Al-Ikhlash, yakni Pendidikan Agama Islam (PAI), Manajemen Pendidikan Islam (MPI), Tadris Bahasa Inggris (TBI), dan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT).

Melalui sosialisasi ini, para pimpinan prodi berkomitmen penuh untuk melahirkan lulusan terbaik. Targetnya adalah mencetak generasi yang tidak hanya memiliki kedalaman ilmu agama dan integritas moral. Lebih dari itu, mahasiswa juga dituntut agar cakap dalam memanfaatkan teknologi dan mampu melahirkan inovasi baru di tengah masyarakat.