Pondasi Baru Akademik, AI Institute Mulai Susun Kurikulum Terpadu Masa Depan

Rapat Penyusunan Kurikulum

AI Institute resmi memulai langkah strategis penyusunan kurikulum komprehensif pada Jumat, 10 Juli 2026. Pertemuan ini difokuskan untuk merumuskan draf awal dan arah kebijakan akademik baru yang adaptif guna menjawab tantangan zaman.

Rektor AI Institute, Dr. KH. M. Tata Taufik, M.Ag, memimpin langsung jalannya rapat pleno tersebut. Dalam arahannya, beliau menekankan pentingnya sinergi antar-elemen kampus untuk menyusun kurikulum yang inovatif, berdaya saing global, namun tetap kokoh memegang nilai-nilai integritas moral keagamaan.

Langkah perumusan akademik ini didukung oleh jajaran rektorat yang hadir, di antaranya Wakil Rektor II Dr. Abdul Karim, M.Pd dan Wakil Rektor III Dr. Arief Hidayat Affendi, M.Pd. Kehadiran unsur pimpinan tinggi ini memastikan kesiapan tata kelola lembaga dan kemahasiswaan dalam mengawal implementasi kurikulum yang tengah disusun.

Dari sektor pelaksana program, Dekan Fakultas Tarbiyah & Keguruan, Diding Mujahidin, MA, serta Dekan Fakultas Ushuluddin, Juni Dahlan, M.Ud, memaparkan kesiapan fakultas dalam menyambut struktur kurikulum baru. Guna menjaga standardisasi dan relevansi ke depan, Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) yang diwakili Maman Sualeman, M.Hum dan Muhsin Arafat, S.H.I., M.IRKH, bersama jajaran Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), Ikmal Maulana Akbar, S.Sos dan Arif Rahman, S.Ag, M.Pd.I, turut mengawal jalannya penyusunan ini.

Faktor pendukung tata kelola administrasi dan operasional institusi juga dikoordinasikan secara ketat oleh Kepala Biro Asy-Syifa, MA, Kepala Biro Akma & Umum Sugiyarto, M.I.Kom, serta Kepala Biro Administrasi & Keuangan Ali Basyar, S.Sos.

Sebagai ujung tombak di tingkat operasional, para pimpinan Program Studi (Prodi) memberikan kontribusi pemikiran yang mendalam. Masukan teknis dipaparkan secara detail oleh Anton Sulaeman, M.Pd dari Prodi Manajemen Pendidikan Islam (MPI), serta Dimas Sawbil Haqi, M.Pd dari Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI).

Di sisi lain, perumusan kompetensi global dan muatan lokal keilmuan dibahas mendalam oleh perwakilan Prodi Tadris Bahasa Inggris (TBI), Maulana Rizki, M.Pd., serta perwakilan Prodi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT), Imam Mutaqin, Lc., M.Ag dan Ira Riayatul Hotimah, M.g.

Melalui penyusunan kurikulum baru yang dirumuskan bersama seluruh elemen ini, AI Institute berkomitmen memperkuat posisinya sebagai lembaga pendidikan tinggi terdepan yang mampu mencetak lulusan berkarakter unggul dan profesional di bidangnya.